Terdesak Kondisi Ekonomi, Ibu 3 Anak di Gresik Nekat Buang Bayinya

gresik24jam.net

Gresik24jam - Lantaran terdesak kebutuhan rumah tangga, ibu tiga orang anak di Gresik, Jawa Timur, nekat membuang bayi yang baru dilahirkan. Aksi itu dilakukannya karena bingung dan panik setelah gagal menyerahkan buah hatinya ke panti asuhan.

Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 2,8 kilogram itu kini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik. Bayi malang itu pertama kali ditemukan warga di teras rumah Ansori (45), warga Desa Randegan Sari, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Saat ditemukan, kondisi bayi dalam keadaan terbungkus selimut, dilengkapi alas tidur, topi bayi, dan jarik, untuk menghangatkan tubuhnya.

Beberapa saat setelah ditemukan, RW (24), ibunda sang bayi, warga Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, menyerahkan diri, ke Mapolsek Driyorejo.

Dari hasil pemeriksaan, RW mengaku tidak berniat menelantarkan anak yang baru dilahirkannya itu. Tetapi karena himpitan ekonomi dia pun gelap mata dan tega menjalankan aksinya.

Ibu tiga orang anak itu semula hanya berniat menitipkan jabang bayinya ke panti asuhan. Namun usahanya itu gagal karena panti asuhan beralasan belum ada permintaan dari pihak lain. Sesampainya di rumah, RW yang digelayuti rasa bersalah kemudian menyesali perbuatannya. Dia lalu mengajak sang suami Andi Pristio (29) mencari buah hatinya.

Gagal menemukan sang bayi, perempuan yang menggantungkan hidup dari penghasilan suami sebagai kuli bangunan itu, akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Driyorejo.

“Saya tidak berniat membuang. Motif satu-satunya ya masalah ekonomi. Suami saya hanya bekerja sebagai kuli bangunan,” kata RW saat gelar perkara di Mapolres Gresik, Senin (30/4/2018).

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, proses hukum terhadap ibu bayi tetap berjalan. Tetapi demi pertimbangan kemanusiaan, tersangka tidak ditahan. “Tersangka tidak kami tahan karena anak keduanya yang masih berumur 1,5 tahun, masih menyusu dan butuh perhatian ibundanya,” kata Wahyu.

Bayi berumur empat hari tersebut dilahirkan ibundanya seorang diri di rumah kos, tanpa bantuan tim medis.

Sumber : inews.id

Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page: Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Subscribe to receive free email updates: