Pengamanan di Gresik Diperketat Antisipasi Terorisme

gresik24jam.net

Gresik24jam - Pemerintah Kabupaten Gresik akan mengumpulkan seluruh anggota Forkopimda, Muspika, Lurah dan Kepala Desa, Kepala OPD, anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta beberapa pihak terkait se Kabupaten Gresik pada Selasa pagi (15/5/2018).

Pertemuan itu dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terkait peristiwa pengeboman pada beberapa tempat di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

Hal itu disampaikan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat memimpin rapat Pleno yang diikuti oleh seluruh Kepala OPD se Kabupaten Gresik yang berlangsung di Ruang Graita Eka Praja, Senin (14/5/2018).

Dalam keterangannya saat memimpin rapat, Sambari yang didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Gresik Abdul Hamid dan Sekda Gresik Djoko Sulistio Hadi menyatakan, prihatin atas terjadinya beberapa pengeboman di Surabaya dan Sidoarjo pada Minggu dan Senin hari ini.

Mengantisipasi kejadian serupa di Gresik, Sambari melalui seluruh camat yang hadir dalam pertemuan itu memerintahkan agar mengaktifkan sistim keamanan lingkungan.

“Tetap berlakukan wajib lapor satu kali dua puluh empat jam. Serta mendata kembali warganya sesuai kartu tanda penduduk. Serta melaporkan setiap ada hal yang mencurigakan,” kata Sambari.

Menurut dia, upaya ini penting dilakukan agar pengeboman dan terosisme itu tidak terjadi di wilayah Kabupaten Gresik.

“Saya mohon kepada seluruh Kepala OPD terkait untuk melaksanakan pengamanan sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing. Satpol PP harus menambah pengamanan di beberapa tempat vital utamanya di Kantor Bupati Gresik, Kantor DPRD Gresik, Pendopo dan Rumah dinas serta beberapa tempat lain,” tegasnya.

Sambari juga meminta Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik agar meningkatkan koordinasi intelejen daerah.

Selain itu, ia juga memerintahkan agar Kepala Bagian Umum menambah pemasangan CCTV. Tak hanya di pintu masuk dan keluar Kantor Bupati, tapi di sudut-sudut yang selama ini kurang terpantau serta di bagian belakang.

“Tertibkan tamu dengan melibatkan beberapa OPD yaitu memeriksa tamu baik melalui pemeriksaan lie detector maupun pemeriksaan dengan menanyakan keperluannya serta meminta kartu identitas tamu tersebut,” tandasnya.

Dia menambahkan, bahwa hal demikian juga berlaku untuk anggota ASN Pemkab Gresik, yang harus melalui pemeriksaan terhadap barang bawaannya. Saya sangat berharap, anggota pengamanan dari Satpol PP harus ditambah,” pungkasnya. (sdm/as)


Artikel ini telah tayang di Beritagresik.com dengan judul TPengamanan di Gresik Diperketat Antisipasi Terorisme, http://beritagresik.com/news/peristiwa/14/05/2018/pengamanan-di-gresik-diperketat-antisipasi-terorisme.html.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page: Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Subscribe to receive free email updates: