Mendapat Restu dari Sambari, Kini Pelebaran Lapak Pedagang Pasar Baru Gresik akan Direalisasi

gresik24jam.net

Gresik24jam - Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bakal segera merelokasi pedagang Pasar Baru Tahap II sebelum puasa. Untuk itu, ia bahkan memimpin sendiri survei ke lokasi terkait perubahan ukuran lapak pedagang di lokasi lapak Pasar Baru Gresik, Kamis (3/5/2018).

Survei yang dilakukan Sambari ini terkait adanya keluhan dari beberapa pedagang yang mendapat bagian lapak berukuran 1,5 x 1 meter. Keluhan itu disampaiakan para Pedagang padasaat ramah tamah dengan Bupati sehari sebelumnya di Kantor Bupati.

Setelah menerima keluhan pedagang, Sambari berjanji akan melakukan survei ke lapangan. Sehari kemudian, Sambari mengecek langsung lapak yang berukuran 1,5 x 1 meter di Pasar Baru Gresik.

Dia didampingi oleh Komandan Kodim 0817 Gresik, Letkol Widodo Pujianto, Kapolsek Gresik mewakili Kapolres Gresik, Sekda Gresik, Djoko Sulistio Hadi, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Agus Budiono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Gunawan, Kepala Satpol PP Gresik Achmad Nurudin dan Kepala Dinas Perhubungan Gresik.

Ada 24 pedagang yang mengeluh karena mendapat lapak sempit. Saat itu hadir 19 orang pedagang. Mereka dikumpulkan oleh Bupati di kantor UPT Pasar Baru. Bupati menyetujui keinginan pedagang untuk menambah luas lapak menjadi 1,5 x 1,5.

“Kami meluluskan permintaan saudara, namun demikian kami harus mengatur dan tidak bisa anda berada ditempat semula. Permohonan pedagang yang saya kabulkan ini yaitu menambah luas stand adalah pedagang yang hanya punya satu lapak” ungkap Sambari.

Dia juga meyakinkan pedagang, bahwa tujuan pemerintah ini hanya ingin mengatur, ingin tertib dan masyarakat sejahtera. Pemerintah tidak ingin masyarakatnya rugi dan menderita.

“Kalau tidak mau diatur, kembalikan saja semua stand pasar ini ke Pemerintah. Pasar ini dibangun agar rapi, teratur dan bersih. Bandingkan keadaan pasar dulu yang sempit, sumpek dan becek. Kalau sudah bagus begini, sebaiknya anda patuh untuk diatur. Kalau sudah menerima silahkan ditandatangani” tegas Sambari kepada para pedagang yang hadir.

Kepala Bagian Humas dan protokol Suyono yang menyertai rombongan mengatakan, ada 299 pedagang yang siap di relokasi.

“Sesuai rencana Bupati, Peresmian Pasar Baru Tahap II ini akan diresmikan sebelum bulan puasa. Makanya Bupati turun sendiri untuk memastikan rencana itu bisa terlaksana. Mengingat bangunan Pasar beserta stand sudah selesai beberapa bulan yang lalu”, katanya.

Harga stand di Pasar Baru Gresik Tahap II hanya Rp. 3.250.000,- per meter persegi. Harga ini masih mengacu pada Perda nomer 4 tahun 2011 tentang jasa retribusi.

“Harga itu sudah berlaku sejak tujuh tahun yang lalu sampai sekarang tidak berubah. Sesuai yang disampaikan Bupati, yang jelas Pemerintah tidak akan merugikan masyarakat. Pemerintah hanya ingin mengatur dan menertibkan, agar semuanya bisa tertib, nyaman, dan masyarakat sejahtera,” tandas Suyono. (sdm/as)

Sumber : beritagresik.com

Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page: Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Subscribe to receive free email updates: