Terlambat Lelang, Proyek Infrastruktur di Gresik Terancam Gagal, Ini Kata Dewan

Gambar hanya pemanis

Gresik24jam - DPRD Gresik menilai kinerja Pemkab Gresik dalam bidang pembangunan tidak maksimal. Hal ini terlihat banyaknya proyek infrastruktur yang belum terlaksana selama triwulan pertama 2018.

Evaluasi ini terlihat setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik rapat dengan Pemkab Gresik yang dihadiri tim anggaran Pemkab Gresik yang diwakili Sekretaris Daerah Pemkab Gresik Kng Djoko Sulistio Hadi.

Wakil Ketua DPRD Gresik, Moh Syafi AM, mengatakan rekomendasi Banggar ingin melihat langsung kinerja Pemkab Gresik dalam melayani masyarakat, seperti perbaikan jalan, perairan dan pemukiman.

Dikhawatirkan, sampai triwulan pertama ini dalam pelayanan pembangunan terjadi kemoloran yang diakibatkan proses lelang yang tidak jelas.

"Jika sampai Maret kemarin tidak melakukan lelang, maka proyek-proyek infrastruktur terancam gagal," kata Syafi, yang juga dadi Fraksi PKB DPRD Gresik, Senin (9/4/2018).

Menurut Syafi, kegagalan proyek infrastruktur itu disebabkan karena waktu lelang yang tidak tepat. Misalnya, jika Maret belum dimulai, lelang baru bisa dilakukan Juli 2018.

"Proses lelang sampai turunnya surat perintah kerja (SPK) ini sudah memakan waktu berapa bulan. Sehingga berpotensi terhadap gagalnya proyek infrastruktur," imbuh anggota DPRD Gresik yang sudah tiga periode.

Syafi meminta kepada Komisi I dan Komisi III DPRD Gresik supaya segera memanggil kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mempunyai keterkaitan dengan infrastruktur dan lelang proyek.

"Jika ditemukan kinerja Kepala OPD yang tidak baik, Bupati harus berani mengevakuasi kinerja kepala dinas terkait," ujarnya.

DPRD Gresik melakukan rapat Banggar DPRD dan tim anggaran Pemkab Gresik karena nilai anggaran proyek infrastruktur sangat tinggi.

"Belanja infrastruktur itu total Rp 300 Miliar. Terbesar itu anggaran perbaikan jalan Rp 178 Miliar. Lainnya untuk Alun-Alun Rp 10 Miliar dan Gelora Joko Samudro Rp 21 Miliar," katanya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PURT) Gresik, Gunawan Setijadi, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya terkait proses lelang proyek revitalisasi Alun-Alun Gresik dan Gelora Joko Samudro tidak menjawab, padahal terdengar nada sambung. Termasuk melalui pesan singkat juga tidak dibalas.

Padahal diketahui, proyek Alun-Alun Gresik ini sedang berhenti total sehingga terkesan mangkrak.

Sumber : surabaya.tribunnews.com

Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page: Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Subscribe to receive free email updates: