Proyek Pipa Gas Pertamina di Gresik Bikin Warga Keki, Ini yang Terjadi

gresik24jam.net

Gresik24jam - Pengguna Jl Mayjend Sungkono resah dengan kondisi jalan yang rusak akibat proyek pipa gas yang tidak segera memperbaiki jalan. Dampaknya, masyarakat harus melintasi jalan berdebu, berlubang-lubang dan sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Jalan Mayjend Sungkono merupakan jalan Kabupaten Gresik yang sangat penting bagi kelancaran arus perekonomian. Sebab, sekitar jalan tersebut banyak industri dan pergudangan, pemukiman dan terminal pariwisata religi Sunan Giri.

Secara tidak langsung, adanya proyek penanaman pipa gas yang tidak selesai-selesai mengakibatkan arus lalu lintas tidak lancar.

Bahkan, warga dan para pekerja pabrik yang sering melintas jalan tersebut mengeluhkan kondisi jalan yang mulai berdebu. Belum lagi akibat penggalian untuk menanam pipa gas, mengakibatkan jalan bergelombang.

“Saat musim hujan jalan jembrot (becek dan licin). Sekarang musim kemarau jalan berdebu. Akibatnya, pengendara motor banyak menjadi korban kecelakaan,” kata Ali Sugiarto (43), warga Perumahan Griya Karya Giri Asri (GKGA), Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas, Rabu (25/4/2018).

Ali yang sering melintas  Jl Mayjend Sungkono untuk ke Surabaya pulang pergi (PP), menegaskan bahwa setelah adanya proyek pipa gas itu, banyak pengguna jalan terutama roda dua yang mengeluh, karena kondisi jalan betul-betul rusak.

Bahkan terkadang, lampu penerangan juga kurang terang, sehingga jika pengendara motor kurang hati-hati akan terperosok.

Oleh karena itu, warga berharap pihak kontraktor penanaman pipa gas segera memperbaiki Jl Mayjend Sungkono yang sangat penting bagi kelancaran perekonomian dan keselamatan masyarakat kecil.

“Lagi-lagi wong cilik yang jadi korban proyek nasional pipa gas, sebab wong cilik hanya punya roda dua yaitu motor. Akibatnya sering terjatuh saat lewat di jalan berlubang,” kata Agus Lutfianto, pekerja pabrik yang sering lewat Jl Mayjend Sungkono.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PURT) Kabupaten Gresik menginginkan segera ada perbaikan pada Jl Mayjend Sungkono Kecamatan Kebomas Gresik sebab sudah banyak masyarakat yang mengeluh dan proyek yang molor.

Atas kerusakan Jl Meyjend Sungkono, Kecamatan Kebomas Gresik. Kepala Dinas PURT Kabupaten, Gunawan Setijadi, mengaku sudah mengirimkan surat kepada Pertamina Gas (Pertagas) yang bertanggung jawab atas proyek penanaman pipa gas tersebut.

“Hari (Rabu) ini kami sudah berkirim surat langsung ke Pertamina gas di Jakarta. Harapannya segera diperbaiki sebab proyek tersebut sudah molor,” imbuh Gunawan.

Gunawan menjelaskan bahwa seharusnya proyek penanam pipa gas di Jl Meyjend Sungkono Kecamatan Kemas Gresik selesai pada pertengahan April 2018.

Namun sampai hampir akhir April ini masih ada pengerjaan penanaman pipa gas.

“Sesuai kontraknya itu  pertengahan April ini sudah selesai, sehinga kita bersurat kepada Pertamina untuk segera memperbaiki jalan tersebut,” ungkapnya.

Sumber : surya.co.id

Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page: Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Subscribe to receive free email updates: