APPI Tuntut Persegres Gresik United Lunasi Utang Pemainnya

gresik24jam.net

Gresik24jam - Persegres masih punya utang satu sampai dua bulan terhadap para pemainnya.
Penunggakkan gaji pemain masih belum bisa lepas dari sepakbola Indonesia. Masalah klasik tersebut seolah menjadi budaya turun menurun yang selalu terjadi setiap musimnya.

Teranyar Persegres Gresik United yang melakukan hal tersebut. Laskar Joko Samudro, belum membayarkan kewajiban kepada para pemainnya selama lebih kurang dua bulan lamanya.

Padahal, kompetisi Liga 1 sudah berrakhir sejak akhir tahun lalu, dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sudah melunasi dana kontribusi yang sempat tertunggak juga. Namun, Persegres masih belum menulasi utangnya kepada para pemainnya.

Oleh karena itu asosiasi pesepakbola profesional Indonesia (APPI) menuntut Persegres melunasi kewajibannya itu. Mereka berharap kejadian serupa tak terulang lagi ke depannya.

"APPI mengharapkan kerja sama yang baik bagi manajemen klub Persegres untuk melunasi upah pesepakbola yang bermain di klub tersebut selama musim 2017," ucap general manajer APPI Ponaryo Astaman dalam rilisnya.

"Setelah proses korespondensi yang APPI lakukan untuk melindungi pesepakbola dari klub Persegres tidak kunjung terpenuhu, APPI berharap adanya kerja sama dari semua stakeholder untuk mengawal proses ini dikarenakan salah satu persyaratan dalam regulasi klub lisensi ialah mengenai finasial."

"Oleh karena itu, dikarenakan Liga 2 telah dimulai APPI menginatkan kepada klub untuk segera melunasi penungakkan gaji para pesepakbola," ia menambahkan.

Berikut kronologis penunggakkan gaji pemain Persegres dari APPI:

29 Oktober 2017
APPI mendapat laporan atas tertunggaknya salah kontestan Liga 1 2017 dari klub Persegres.

8 November 2017
APPI Mengirimkan surat pertama kepada manajemen Persegres perihal tunggakkan gaji 25 pesepakbolanya, tidak mendapat jawaban.

19 November 2017
APPI Mengirimkan surat kedua kepada manajemen Persegres.

22 November 2017
APPI Mendapat surat balasan dengan surat 0190/B/Persegres/S-Kel/XI/17 dan ditandatangani atas nama Hendri Febri Kurniawan selaku sekretaris tim dengan jawaban bahwa merasa mampu dan berkomitmen untuk menyelesaikan tunggakkan dikarenakan piutang yang dimiliki (tertundanya pendapatan kontribusi komersial dari PT LIB) lebih besar dari total piutangnya kepada pesepakbola.

2 Februari 2016
APPI Mengirimakn surat kepada BOPI untuk turut mengawal proses pemberian rekomendasi dikarenakan masih adanya klub-klub yang belum menyelesaikan tunggakkannya.

7 Maret 2018
PT LIB membayarkan sisa pendapatan kontribusi komersial kepada klub peserta Liga 1 2017, termasuk Persgres, setelah itu klub-klub membayarkan seluruh tunggakkan gaji kepada para pesepakbola.

7 Maret 2018
Pesepakbola Persegres mendapat pembayaran gajinya, namun terbayarkan 2 bulan dari total tunggakkan masing-masing pesepakbola 3-4 bulan sehingga masih memiliki tunggakkan 1-2 bulan bagi tiap-tiap pemainnya.

16 Maret 2018
APPI mengirimkan surat kepada PT LIB dan manajemen Persegres perihal sisa tunggakkan. Namun tidak mendapat balasan.

16 Maret - 23 April 2018
Para pesepakbola menunggu sisa pembayaran dikarenakan jawaban manajemen masih dalam proses.

24 April 2018
APPI menghubungi PT LIB memlau direktur utama Berlinton Siahaan dan yang bersangkutan mengatakan seluruh pembayaran telah dilunasi kepada klub dan dipersilahkan memproses jika ada klub yang belum melunasi utang kepada pesepakbolanya.

24 April 2018
APPI mencoba menghubungi manajemen tapi tidak mendapat respon.

Sumber : goal.com

Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page: Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Subscribe to receive free email updates: