Kafe dan Restoran di Gresik Menjamur, Bupati Sambari justru Ingatkan Pengelola soal ini

gresik24jam - Kafe dan Restoran di Gresik Menjamur, Bupati Sambari justru Ingatkan Pengelola soal ini

Gresik24jam - Pemkab Gresik  meminta usaha makanan dan minum seperti kafe dan restoran agar menaati aturan sehingga ikut meningkatkan pendapatan asli daerah.

Sebab sekarang ini sudah banyak kafe dan restoran di Gresik terlihat sederhana seperti warung kopi.

Bermacam varian makanan dan minuman tersedia diberbagai tempat, salah satunya adalah wisata kuliner di bukit Putri Cempo Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas.

Mereka sudah seperti kafe dan restoran. Di sana, masyarakat dapat menikmati suguhan manakan dan minuman dan ditambah lagi dengan lokasi yang strategis yakni masyarakat dapat melihat keindahan kota di Gresik dari atas bukit.

Menyikapi keberagaman wisata kuliner yang semakin marak, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan bahwa keberagaman kuliner di Gresik kedepan akan berdampak positif bagi iklim ekonomi di kota pudak ini.

Salah satunya menambah PAD Kabupaten Gresik yang dapat mendongkrak pertumbuhan perekonomian. Selain itu, juga akan berdampak bagi pemberdayaan masyarakat di kota yang dijuluki kota wali dan kota santri ini.

Sehingga muncul ajakan dari Bupati Sambari agar potensi wisata kuliner dan wisata riligi di kabupaten Gresik ini terus ditingkatkan.

Melalui potensi wisata kuliner ini juga diharapkan mampu menggugah kembali kecintaan masyarakat untuk menikmati berbagai macam kuliner.

“Dengan keberagaman wisata kuliner di Gresik, tentu masyarakat tak perlu lagi ke luar kota untuk berwisata, cukup di kota sendiri saja,” ajak Bupati.

Oleh sebab itu, para pengelola wisata kuliner, agar melengkapi perijinan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Tolong segala macam perizinan yang telah menjadi kewajiban pengelola usaha untuk dilengkapi. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari,” kata imbuhnya.

Selain itu, Sambari juga ingin agar keberadaan wisata kuliner di Gresik tidak meninggalkan identitas kabupaten Gresik sebagai kota yang bernuansa religius.

“Artinya, harus memperhatikan norma-norma dan menjunjung tinggi bahwa kabupaten Gresik adalah kota wali dan kota santri,” katanya.  

Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page: Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Subscribe to receive free email updates: