Jangan Sampai Ada Penilaian Adipura, tapi Berpura-pura

gresik24jam - Jangan Sampai Ada Penilaian Adipura, tapi Berpura-pura

Gresik24jam - Ketua DPRD Gresik, Abdul Hamid menegaskan penilaian Adipura yang berlangsung selama 10 hari ke depan.

Jangan sampai terkesan demi memperoleh penghargaan itu, malah berpura-pura menata pedagang kaki lima (PKL) serta kebersihan saat ada penilaian saja.

Sebab, Dinas Lingkungan Hidup (DHL) yang pernah melakukan hal itu malah dinilai lain oleh tim juri.

"Kami malah berharap memperoleh Adipura sesuai kenyataan di lapangan. Kalaupun tidak dapat tidak ada masalah. Jangan sampai ada kesan saat penilaian PKL dilarang berjualan beberapa hari. Lalu setelah penilaian PKL tetap dibiarkan berjualan lagi di tempat area publik," ujar Abdul Hamid kepada wartawan, Selasa (13/03/2018).

Abdul Hamid menceritakan, DLH Gresik pernah ketahuan sewaktu ada penilaian tim juri dari Adipura. Pada saat itu, menerapkan kebijakan PKL dilarang berjualan selama tiga hari.

Tidak tahunya, setelah tiga hari PKL kembali lagi menjalankan aktivitas usahnya di tempat umum. Saat itulah, ada salah satu tim juri yang sengaja memantau. Sehingga, Gresik tidak mendapatkan penghargaan Adipura.

"Saya pernah mengusulkan ke DLH Gresik untuk memanfaatkan dana CSR perusahaan. Pasalnya, melalui dana tersebut nantinya dibuat tempat yang ditata rapi tanpa ada kesan kepura-puraan saat penilaian Adipura," ujarnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Gresik selalu gagal memperoleh penghargaan Adipura dibanding kabupaten lain di Jawa Timur.

Terakhir, pada tahun 2013 Gresik memperoleh Adipura, dan Adiwiyata. Jika dihitung mundur, sudah 6 tahun belum pernah meraih penghargaan dalam bidang kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup. [dny/air]

Sumber : BeritaJatim

Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page: Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Subscribe to receive free email updates: