Heboh Tuntut Ganti Rugi, Warga Gresik Protes Pembangunan Tol KLB

gresik24jam - Pengusaha Muda Gresik Dapat Pelatihan Manajemen Keungan Gratis

Gresik24jam - Warga Desa Tambak Beras, Cerme, Gresik melakukan protes atas pembangunan Tol Krian Legundi Bunder (KLB). Warga menganggap proyek yang dikerjakan PT Waskita Beton Precast itu melanggar perjajian.

Warga menuntut ganti rugi atas lahan seluas 3070 meter persegi yang dimiliki Zainuddin warga Tambak Beras, Kecamatanan Cerme. Lahan tersebut diklaim belum dibayar oleh pihak Waskita Beton Precast.


"Proses konsinyasinya belum jelas, masih diajukan di pengadilan. Artinya untuk tanah ini kejelasan proses jual belinya belum jelas, tapi sudah melakukan proses pemancangan, artinya belum menjadi milik Waskita kok sudah dibangun akses jalan tol," kata Koordinator Forkot (Forum Kota) Gresik yang mewakili warga, Hassanudin Farid, kepada wartawan di lokasi, Kamis (18/1/2018).

Mereka menuntut agar pihak Waskita memenuhi aturan yang berlaku sebelum melaksanakan pembangunan dengan memberikan hak tanah warga yang dibebaskan untuk pembangunan Jalan Tol KLB.


"Sebagai BUMN, untuk kepentingan bersama tapi harus mengikuti aturan jangan semena-mena. Belum melaksanakan pembayaran secara sah secara resmi tapi sudah melaksanakan pembangunan, ini kan sudah menyalahi aturan," urainya.

Padahal proses konsinyasi tanah sudah di ajukan oleh BPN Gresik ke pengadilan, namun belum dilunasi oleh pihak Waskita Beton Precast.

"Sejak bulan November 2016 sudah diajukan ke pengadilan oleh BPN tapi hingga saat ini pihak WBP belum memberikan pembayaran ke pengadilaan," ungkapnya.


Di saat yang sama Kepala Desa Tambak Beras, Wahyudi mengatakan jika pada perjanjian awal, Waskita hanya izin menyewa lahan untuk akses jalan saja.

"Awalnya penjanjian untuk akses jalan pembangunan, namun ada tanah yang belum dibebaskan langsung dilakukan pemancangan," ujarnya.

Menurut Wahyudi, dari 34 bidang tanah di desa Tambak Beras, yang belum di bebaskan hanya tinggal satu milik Zainnudin saja.

Sementara itu, Humas Waskita Beton Precast, M Riogam mengaku, kegiatan pembangunan Tol KLB diatas lahan warga yang belum terselesaikan sudah dihentikan sejak dua bulan lalu.


"Saat itu sebelum melakukan pemancangan, kami sudah izin dahulu buat sewa lahan untuk akses jalan. Setelah itu, kami juga meminta izin untuk melakukan pemancangan," ujarnya.

Rio juga menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan menghentikan aktivitas pembangunan di lahan yang tidak menjadi sengketa.

"Kami terus melakukan pembangunan karena target dimajukan yang awal tahun 2019 menjadi akhir 2018. Untuk dilahan yang sengketa kami hentikan dahulu," ungkapnya. (iwd/iwd)

Sumber : surabaya.tribunnews.com
http://surabaya.tribunnews.com/2018/01/18/pengusaha-muda-gresik-dapat-pelatihan-manajemen-keungan-gratis

Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page: Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Subscribe to receive free email updates: