Berikut Manfaat Kopi Dapat Membuat Kita Panjang Umur

gresik24jam - manfaat kopi

Gresik24jam - Sebuah penelitian mengatakan betapa baiknya minum kopi bagi kesehatan. Menurut hasil penelitan, menyeruput beberapa cangkir kopi dapat membuat kita hidup lebih lama dan mengurangi kemungkinan tubuh terserang penyakit. Dan yang menarik, meminum kopi yang mengandung kafein tampaknya tidak terlalu berbeda dengan meminum kopi tanpa kafein.

Ini bukan yang pertama kalinya sebuah penelitian menghasilkan suatu kesimpulan bahwa peminum kopi mendapatkan manfaat tambahan untuk hidup dalam beberapa tahun ke depan. Tahun lalu misalnya, sebuah analisis dari 20 studi yang berbeda meneliti tentang hubungan antara konsumsi kopi dan "total kematian," atau kematian karena berbagai sebab, menemukan bahwa mereka yang minum kopi secara teratur memiliki risiko 14 persen lebih rendah terhadap kematian dini dibanding mereka yang minum sedikit kopi.

Beberapa manfaat kopi berdasarkan penelitian yang telah dilaporkan, contohnya adalah mulai dari pencegahan terhadap penyakit diabetes tipe 2 dengan risiko rendah, beberapa kanker dengan jenis tertentu, Parkinson, dan masalah jantung. Tapi mari kita tidak berfokus hanya pada manfaat dari kopi saja, karena beberapa penelitian juga telah melaporkan efek negatif dari kopi, seperti peningkatan kadar kolesterol “buruk”.

Tetap saja, mayoritas studi sepertinya memberikan banyak pujian kepada minuman pahit ini. Namun, tampaknya para ilmuwan masih belum selesai sampai disini, dan jelas diperlukan lebih banyak data lagi yang harus dikumpulkan. Motivasi dibalik penelitian ini adalah karena saat ini kejelasan dan informasi mengenai hubungan antara konsumsi kopi dan penyebab spesifik kematian masih sangat sedikit. Di samping itu, terdapat keinginan untuk mengetahui apakah kopi yang berkafein dan tanpa kafein memiliki efek yang sama terhadap risiko kematian.

Para ilmuwan, yang berbasis di Harvard T.H. Chan School of Public Health, selanjutnya memutuskan untuk meneliti data yang telah dikumpulkan dari tiga studi yang sedang berlangsung, yang melibatkan lebih dari 200.000 peserta pria dan wanita. Kebiasaan mengonsumsi kopi dinilai melalui kuesioner tentang makanan, diukur dari empat tahun selama sekitar tiga dekade terakhir. Di samping mengumpulkan data tentang hal-hal seperti usia, rutinitas olahraga, dan status merokok, peserta juga diminta untuk mengisi tentang seberapa sering mereka meminum kopi, berdasarkan pilihan "enam kali atau lebih per hari” dan "tidak pernah atau kurang dari sekali per bulan," serta apakah kopi yang dikonsumsi tersebut mengandung kafein atau bebas kafein.

Seperti yang dilaporkan dalam Circulation, sepanjang durasi penelitian, 19.524 perempuan dan 12.432 laki-laki meninggal karena berbagai penyebab. Dengan menggunakan data ini, para ilmuwan menyimpulkan bahwa konsumsi kopi dengan tingkat “moderat” (sekitar tiga sampai lima cangkir sehari) memiliki hubungan dengan rendahnya risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, diabetes, penyakit saraf seperti Parkinson, dan bunuh diri, tetapi tidak termasuk kanker. Pola serupa juga terlihat pada mereka yang minum kopi tanpa kafein, menunjukkan bahwa risiko kematian berkurang bukan didasarkan pada efek dari kafein.

Meskipun studi ini memiliki kelebihan karena ukuran sampel yang besar dan waktu penelitian yang panjang, sama seperti penelitian lainnya, studi ini tidak dapat membuktikan apakah kopi atau faktor lain yang menjadi penyebab dari turunnya risiko kematian. Selain itu, penelitian seperti ini juga tidak dapat mengidentifikasi komponen kopi apa yang dapat memberikan efek terhadap risiko kematian, meskipun kita tahu bahwa kopi mengandung banyak antioksidan dan molekul anti-inflamasi, yang keduanya dapat membantu mencegah berbagai penyakit. Sumber : Bagi Kertas

Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page: Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Subscribe to receive free email updates: