Kali Lamong Banjir Kini Meluas ke Empat Kecamatan

Gresik24jam - Kali Lamong Banjir Kini Meluas ke Empat Kecamatan

Gresik24jam - Banjir tahunan di Gresik yang diakibatkan oleh meluapnya kali Lamong, tahun ini telah meluas ke sejumlah desa di Bantaran Kali Lamong.

Mengantispasi dampaknya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik telah menempatkan beberapa perahu ke sejumlah desa yang dinilai terdampak paling parah.

Beberapa desa yang terdampak, di antaranya adalah desa Banjaragung dan Pucung di Kecamatan Balongpanggang ; serta di desa Sedapurklagen dan Deliksumber, Keamatan Benjeng, serta desa Gadingwatu di kecamatan Menganti, dan desa Morowudi di Kecamatan Cerme.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gresik, Minhad, mengatakan bahwa air luapan di desa Banjaragung dan Pucung, kecamatan Balongpanggang, air telah mencapai ketinggian sekitar 10 hingga 20 sentimeter. 

Sedangkan di Kecamatan Benjeng, ketinggian air telah mencapai sekitar 30 sentimeter.  
"Karena hujan deras dan laut pasang sehingga air sulit surut. Sebab Gresik ini daerah hilir dari sungai-sungai besar. Ada sungai Bengawan Solo," kata Minhad, Kamis (30/11/2017).

Minhad menegaskan bahwa masyarakat yang di bantaran Kali Lamong, sungai Bengawan Solo dan Kalimas sudah dibekali dengan materi tanggap darurat bencana alam sehingga ketika ada bencana banjir warga sudah tanggap.

"Di dalam rumah warga itu ada tempat tinggi, sehingga mereka aman untuk tinggal. Hanya kendala konsumsi sehari-hari jika sudah habis," imbuhnya.

Menurut Minhad, penanggulangan bencana alam tidak harus menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah namun semua masyarakat termasuk perusahaan, rumah sakit, perguruan tinggi dan tokoh masyarakat bisa ikut mengurangi resiko bencana alam.

"Kemarin sudah dibentuk Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Gresik sehingga bisa membantu penanganan bencana. Termasuk Polres juga mengadakan simulasi penanggulangan bencana banjir," imbuhnya.

Kabag Sumda Polres Gresik Kompol Budi Idayati mengatakan ada 100 lebih anggota yang dibekali untuk membantu korban benjana alam.

"Anggota dibekali kemampuan pertolongan korban bencana alam melaui pelatihan sehingga dapat membantu dan melolong masyarakat yang terkena bencana alam," kata Kompol Budi Idayati. (sumber : Surabaya Tribunnews)

Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page: Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Subscribe to receive free email updates: